Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Cegah Penyebaran Covid-19
ASN Bengkalis Dapat “Dispensasi Khusus” Bisa Bekerja dari Rumah
BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis memberikan “dispensasi khusus” kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak masuk kantor dan cukup bekerja dari rumah. Namun, untuk memperoleh “dispensasi khusus” dimaksud ada syaratnya.
Salah satu syarat untuk bisa bekerja dari rumah tersebut adalah ASN yang bersangkutan punya penyakit kronis dan harus melapor ke atasannya. Pemberian “dispensasi khusus” dimaksud tertuang dalam salah satu poin Surat Edaran (SE) Pelaksana Harian Bupati Bengkalis H Bustami HY Nomor: 500/SE/2020.
SE tertanggal 20 Maret 2020 itu berisi tentang Pelaksanaan Sistem Kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Non PNS Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Pemkab Bengkalis.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
“Bagi ASN yang memiliki penyakit kronis (hypertensi, asma, jantung, paru-pari, dll.), hamil, dan dalam kondisi penyembuhan dari sakit, diperbolehkan bekerja dari rumah dan melapor kepada atasannya karena kondisi tubuh yang lemah sangat rentan terjangkit Covid-19,” demikian bunyi “dispensasi khusus” dalam SE dimaksud.
Sementara itu, Plh Bupati Bengkalis usai meninjau posko gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kantor Dinas Kesehatan Bengkalis mengatakan, untuk staff dan tenaga honorer di dalam surat edaran yang ditanda tangani kemarin Bustami diminta untuk menjaga jarak dan mengurangi kegiatan berkumpul ramai. Terkait pengaturan jam kerjanya di serahkan setiap Kepala OPD masing masing.
"Kita tidak menginginkan pelayanan kepada masyarakat Bengkalis terganggu dan statnan. Untuk itu minta kepala OPD mengambil langkah, apakah akan staff dan honorer masuk kerja bergantian setiap haria atau kebijakan lain bisa dibuat oleh masing masing kepala OPD,” ujarnya.
Sementara khusus untuk OPD yang melayani pelayanan perizinan diminta tetap berkegiatan seperti biasa. Namun diingatkan harus menjaga jarak komunikasi antara orang miminal satu meter. "OPD yang dimaksud ini seperti DPMPTSP, Bappenda, Rumah Sakit, Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Kita minta mereka menjaga kontak langsung antar orang ke orang minimal satu meter," terangnya
Selain itu, Pemerintah Bengkalis juga sudah mengeluarkan edaran untuk seluruh perusahaan yang peroperasi di wilayah Bengkalis untuk melaksanakan himbaun pemerintah. Diantaranya terkait perjalanan keluar daerah dan keluar negeri agar tidak dilakukan pihak perusahaan saat ini.
"Kecuali jika ada urusan penting dan mendesak boleh pihak perusahaan melakukan kegiatan keluar daerah atau luar negeri. Kalau tidak ada kita minta jangan melakukan perjalanan keluar daerah atau keluar negeri," tambahnya.
.png)

Berita Lainnya
Tiga Pejabat Pengawas Kanim Pekanbaru Dilantik Kakanwil Ditjenim Riau
SMA Kelas Jauh Pelalawan 11 Tahun Tak Punya Ruang Kelas, Hingga Diusir Pemilik Tanah
Dua Tersangka Pengedar Ganja Ditangkap Tim Sat Resnarkoba Polres Pelalawan
Satu Keluarga di Inhil Alami Luka Bakar Akibat Lampu Teplok Pecah
Siak Mulai Terapkan Belajar Tatap Muka Perdana
Pemprov Riau Baru Transfer BLT untuk Tiga Daerah
Jadwal Ujian SKD CPNS Pemprov Riau: 27 Januari 2020
Baru Dibuka, Ribuan Orang Antusias Daftar Calon Anggota PPS
Bupati Zukri Hadiri Pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional Kuantan Singingi Tahun 2025
Lonjakan Penumpang Warnai Libur Isra Mi'raj dan Imlek di Bandara SSK II Pekanbaru
BMKG : Riau Nihil Titik Hotspot
Tersisa 9 Bulan, Anggaran Pengangkutan Sampah Pekanbaru hanya berkurang Rp2 Miliar